Saturday, January 28, 2012

Recover My Files - software pencari data yg hilang

Baru-baru ini aku ada request dari teman untuk menginstall windows (bajakan) dan linux di laptopnya. Yah, namanya sudah bekerja, biasanya aku baru bisa meluangkan waktu utk hal2 kyk gitu waktu malam hari.
Dengan mata udah 5 watt, aku keluarin windows yang sudah aku download, lalu aku lakukan proses install seperti biasa. waktu tiba saatnya format partisi, nggak sengaja aku format juga partisi yang isinya data2 foto & video punya temanku. ...

namanya ngantuk, jadi ga begitu terkejut. ..

tapi setelah 5 menit, abis windowsnya keinstal aku sadar udh ngeformat, lalu jadi uring2an sendiri trus ga bisa tidur. mbayangin gmn marahnya temanku kalau tau data2nya aku hapus. eaaa..

ya udah. tidur dulu.

Besoknya, ngga tau aku bisa kembali tenang. Lalu mulai cari cara utk recover data2 yang udh aku hapus itu. Weleh.. googling2.. banyak amat software recovery. Akhirnya keputusan jatuh pada Recover My Files. dari GetData (http://www.recovermyfiles.com/). Aku pertama kali download yang versi 4.9.4.

Install2.. Lalu jalanin dah. di kantor. nunggu2, ternyata setelah 1 jam proses, ntu software pintar juga. semua data foto dan video yang total gedenya kira2 20GB bisa dia dapat. Tapi sekitar 10% (mestinya kurang dari itu) udah rusak ketimpa instalasi Windows yang baru.Gapapa. Ini udah bikin aku senang.


Setelah itu aku cari2 tombol utk save semua data yang ditemukan tadi. Nemu. Klik dah. dan bukan main terkejutnya. kenapa? Ternyata: muncul popup bertuliskan "Please Purchase this software".

....

Diengg!!

Ya udah.. mundur dulu. lanjut nanti sepulang kantor.

Sepulang kantor, aku langsung ke warnet. cari2 versi crack nya. Weleh, banyak versinya. lalu sepertine developer software ini aktif ngilangin versi cracknya di internet. Aku cari di kaskus, 1 jam lebih baru dapat. Setelah berkali2 mau putus semangat, dapat dah. yang versi 4.9.2. Dan problemku selesai. hehehehhe..

Yah, begitulah suka duka install Windows sehabis kerja. Pesan moral dari cerita ini:
1. Konsentrasi kalau mau install windows. bisa2 data yang harganya jauh lebih mahal dari laptop yang mau diinstali ikut keformat.
2. Jangan menyerah, karena pasti ada solusi utk semua masalah. Tadinya aku anggap sudah mustahil utk recover data di harddisk yang sudah kena partisi, trus udah diinstali windows pula.

Thanks sudah mengikuti post ini. Utk orang2 yang mengalami nasib sama, jangan ragu2 utk tanya aku. bisa  comment  di post ini. n_______n

Monday, January 16, 2012

Belajar dengan mengajar

Hari ini saya mendapat beberapa request dari seorang teman saya di Surabaya. dia sedang diberi tugas oleh gurunya, untuk membuat blog. Syaratnya bukan main. blog tersebut harus muncul di peringkat teratas pencarian Google, untuk sesuatu yang ditulisnya. Selain itu, secara pribadi teman saya ini juga ingin supaya laptopnya diinstalkan linux, (multi OS: XP, 7 dan linux).

Setelah beberapa jam di dunkin donuts A. Yani, dia dan saya (dengan susah payah.. susah sekali.. *ini ga melebih2kan) akhirnya berhasil membuat sebuah blog, tentang kuliner. Saya pribadi belum puas dengan blog yang dia buat itu. ya... semoga di lain kesempatan ada waktu untuk memperbaikinya.

Nah. untuk permintaannya yang kedua, saya mengadakan eksperimen dengan laptop saya yang sudah berisi windows XP dan 7. saya berusaha membuat partisi untuk linux. kebetulan saya punya CD ubuntu 10.04 (lucid lynx). siap untuk dijalankan.

saya boot laptop saya dari DVD rom, lalu saya pilih opsi install linux. setelah beberapa langkah, partisi sebesar 18GB yang saya sudah sediakan untuk linux saya bagi lagi menjadi 3. yaitu untuk root (7.5 GB), swap (5 GB) dan /usr (4.5 GB). Saya yakin ada pembagian partisi yang lebih ideal. tapi karena ini hanya coba2 dan saya dikejar waktu untuk mengerjakan hal yang lain, maka saya lanjutkan saja instalasi linux dengan susunan partisi seperti itu.

Setelah beberapa kali layar blur (semacam tampilan layar tv yang dinyalakan tanpa antena) (dan membuat saya ketakutan setengah mati), akhirnya sampai juga saya pada tampilan login linux khas ubuntu.

setelah login, pertama yang saya lihat tentu saja wifi nya (secara.. saya paling sering browsing daripada aktivitas lain. hehehe). Saya coba koneksikan wifinya dengan wifi pada HP saya (xperia mini pro).. 

Wow.. langsung nyambung. Jadi driver wifi di linux ini sudah bawaan, seperti windows 7 (paling tidak, untuk laptop saya).

Setelah wifi selesai dan update status di FB (disempatin lah.. pamer. :)), saya pun mengecek musiknya. saya coba memutar mp3. ternyata perlu instal package dulu. beberapa package pun saya download. dan mulai muncul masalah klasik: koneksi putus, dan package pun jadi corrupt. weleh. ya saya buka package manager nya. saya reload. lalu otomatis ada dialog untuk download beberapa package. dan saya coba juga upgrade package gstreamer yang statusnya perlu diupgrade. setelah itu saya kembali coba memutar mp3 yang tadi. setelah disuruh download lagi, kali ini saya berhati-hati menjaga koneksi internet. tidak membuka FB, dll sampai download selesai. Daan.. download package berhasil, diinstal dan lagu pun terputar. Tambah lagi, suaranya saya lihat sepintas lebih bagus daripada ketika diputar di windows 7.

Wifi sudah. musik sudah. apalagi? Sekarang kekurangan yang jelas kentara: Resolusinya cuma bisa sampe 800x600 pixel. setelah browsing sana, browsing sini. akhirnya nemu caranya. harus download dulu driver vga SiS, karena ubuntu tidak menyediakannya secara bawaan. setelah download, saya mengikuti beberapa langkah yang dianjurkan di http://www.ubuntugeek.com/how-to-install-sis-771671-mirage-3-video-drivers-in-ubuntu-10-04-lucid.html.

Coba dah lihat link itu. mula nya sih gampang. cuma jalanin beberapa perintah biasa: 
cd, sudo, cp. tapi beberapa langkah kemudian, ada perintah seperti ini:

sudo service gdm stop

lalu dibawahnya dia beri keterangan: lalu Anda harus melakukan langkah selanjutnya secara blindly. Saya kira apa.. blindly. Ternyata.. woww. setelah perintah diatas, layarnya jadi hilang, diisi garis-garis macam tampilan monitor rusak.

Siapa yang ga takut? akhirnya saya beranikan diri mematikan laptop dengan paksa. lalu hidupkan lagi... 


deg.. deg..

fiuhh.. untung bisa login secara normal. dan sebelum menjalankan perintah maut itu, kali ini saya foto dulu perintah-perintah berikutnya.

kemudian saya jalankan lagi perintah di atas. 

Layar kembali seperti rusak. saya menjalankan beberapa perintah yang sudah saya foto di HP.. blindly!!

dengan perasaan macam dikejar polantas, saya percaya saja apa yang dikatakan artikel dari internet itu. 

akhirnya setelah beberapa perintah, layar kembali seperti semula. dan beberapa saat kemudian, saya bisa mengenyam hasil spot jantung saya: Resolusi 1280x768!! :))

Wah, sepertinya saya yang sudah bosan dengan tampilan windows 7 bisa terhibur sedikit dengan linux ini.. dan sekarang waktunya untuk melaporkan ini kepada teman saya itu.

Oke. ini sudah jam 12.28 pagi. hari Senin. semoga saya tidak bangun kesiangan. Kerja!! Kerja!! :D

Foto hasil bisa diliat di laman FB saya: http://www.facebook.com/photo.php?fbid=2777051279016&set=a.1021085140960.4288.1640136062&type=1&ref=nf *udah ga betah ngantuk.*

Thanks sudah mengikuti blog yang tulisannya asal-asalan ini. :))

Sunday, January 15, 2012

Z-index pada CSS


untuk post yang pertama, sepertinya cocok kalau saya tulis tentang desain web dengan HTML dan CSS, yang menemani saya bekerja sehari-hari :D
Z-index adalah salah satu atribut css yang digunakan untuk menentukan posisi suatu elemen terhadap sumbu z pada sebuah halaman HTML. z-index memiliki konsep yang sama dengan layer pada photoshop. Coba bayangkan halaman HTML sebagai relief yang sedang dipasang di dinding (browser). Relief ini dibuat dari beberapa lapisan tripleks. z-index menentukan lapisan tripleks ini ada di posisi keberapa dari belakang.
Secara default, z-index suatu elemen sama dengan z-index  kontainer/parent dari elemen tersebut. Supaya z-index dapat digunakan, kita harus memberi atribut position terlebih dulu pada elemen tersebut. Position setidaknya ada 3 macam: absolute, relative & fixed.